Telusuri Semua Hal

Rabu, 07 Oktober 2015

YOKA; PERADABAN CHARD

I. S. Kijne tanam kebenaran tentang Sion Yerusalem Israel di seluruh Papua bahkan di kampung Yoka tempat aku hidup pun menjadi sasaran. Dari generasi ke generasi benih pujian mengikat manusia asli dan pendatang di Yoka. Namun para pelantun sejarah dari luar mengobrak-abrik kepolosan manusia asli Yoka. Tanpa belas kasihan, Yoka sengaja dibiarkan terlempar dari panggung peradaban. Menyakitkan bila ditelusuri. Tulang belulang pendiri Yoka, menunggu perubahan. I. S. Kijne bukan asli Yoka, tapi ditempatkan oleh Pencipta untuk menjelaskan kepada dunia bahwa kampung Yoka punya karakter. Tidak sebatas uraian belaka.
Chard Walli Kalembulu® ( left ) dan Barentino Mebri
Di depan Gereja GKI Ebenhaezer Yoka, 20 Maret 2009.

Singkat kisah; menyedihkan bila satu laki-laki Yoka ditipu oleh kepentingan derajat. Bahkan tidak ada siapa pun yang berani berkata dengan tulus bahwa "Peradaban Yoka" tidak bisa lenyap selama Tuhan di sorga masih memberi benih manusia melalui rahim perempuan-perempuan Yoka. Ini ronde/ babak ke 2, dan apabila mencemooh, penipu, pemberontak, pemfitnah, perusak dan pembelok masih giat bernyanyi di antara manusia Yoka. Maka alamnya akan bertindak untuk menyelamatkan sisa-sisa manusia Yoka yang tetap setia bersama arah murni. Dan perusak akan mencari akal untuk berpura-pura putih sejenak.
I. S. Kijne sedang melatih pujian kepada manusia Yoka
di pinggir danau Sentani; kampung Yoka.

Aku bukan baru hari ini bicara tentang Yoka, seolah-olah kurang kerja. Aku merasa bahwa restorasi, rekonstruksi, rehabilitasi, dan regenerasi segera dimulai dengan cara yang sulit dibekukan lagi. Sebab manusia Yoka adalah "pemuji Tuhan di dalam kampung mereka sendiri, pekerja keras yang kompak, penerobos yang tegar dan pemain utama yang murka bila di cadangkan"

Gereja Ebenhaezer Yoka di bangun dengan landasan Israel oleh (alm) tete Dominggus Olua dan (alm) tete Yan Wamblolo, bukti besar adalah nama Ebenhaezer berasal dari nama daerah di Israel. I. S. Kijne datang menyanyi Sion Yerusalem Israel di Yoka. Maka ketika kekuatan asli pujian mulai dibelokkan oleh program-program kepentingan manusia, maka kidung-kidung dan Nyanyian Rohani dan Mazmur serta Paduan Suara akan kehilangan kekuatan roh yang membekas di alam Yoka selama ini. Biarkan orang Yoka menyanyi di Yoka dan Tuhan bekerja di Yoka lalu dampaknya kemana-mana. Yoka harus pimpin Yoka sendiri dalam segala hal. Sebab satu suara Yoka dalam pujian sangat mahal. Dan aku sudah selalu bersama Yoka dalam pujian, jadi aku tahu motif suara Yoka yang tak butuh di nilai oleh para juri. Betapa giatnya Yoka bila sudah ada pujian.
Nyanyian Rohani 177:1-5. Chard CWK® nyanyikan ketika turun dari Bukit Zaitun
lalu melihat Kota Yerusalem dengan sedih pada 26 September 2015.

Tuhan akan membuka satu demi satu manusia asli Yoka, sehingga mereka mengerti Israel dalam waktu cepat. Sebab demi generasi baru, waktunya akan dipersingkat. Saat itulah, akan muncul gandum terbaik yang siap di panen dan ilalang yang harus di singkirkan demi kemurnian peradaban. Dan generasi Yoka yang sejak hari esok ini, akan menuju ke Kota Kudus yakni Yerusalem Israel untuk meneguhkan kebenaran yang selama ini di taruh oleh Elohim Israel di kampung Yoka menurut peta asli jaman dahulu.
I. S. Kijne dengan setia melatih manusia Yoka; alam Yoka yang sama merekam jejak,
lahirlah Sion Kids di atas peta asli tanah Yoka.
( ini sebatas ilustrasi, sebelum pentas pertempuran )
Chard Walli Kalembulu® bersama tentara Israel di markas Israel Defence Force/ IDF
di Negev/ Negeb, Israel; 30 September 2015.

Jakarta, G7 Hotel. b.room:404, 7 Oktober 2015; Chard Walli Kalembulu®
(Sumber: Pujian I. S. Kijne Kepada Israel )

Rabu, 24 Desember 2014

Yahudi-Israel Diserang, Yesus Anak Daud Bertindak dari Sion!

 Uraian sepenggal di balik penginjilan Chard Colgate Walli bersama Ev. Marthen Su, S.Th tentang Sion-Yerusalem-Israel di Tanah & Pulau Papua dan seluruh dunia :

SUBUH :
Setelah sekian abad sejak langit dan bumi diciptakan, tak ada yang memberitahu dan menceritakan tentang siapa itu Israel yang sesungguhnya selain para nabi-nabi dan rasul-rasul orang Yahudi. Bahkan juru selamat orang Israel yaitu Yesus Kristus ( Kisah Para Rasul 13 : 23 ) selalu bernubuat dan memproklamasikan tentang Dirinya Sendiri, bahwa Dia adalah Mesias Sang Raja Orang Yahudi ( Lukas 23 : 3 )

PAGI :

SIANG :

SORE :

PETANG :

MALAM :








Bersambung......!



WEST PAPUA ADALAH ORANG PANTAI DAN ORANG GUNUNG!


Jangan mendengar cerita omong kosong yang diberitakan media-media palsu Indonesia tentang Papua, sebab yang mengerti orang Papua adalah orang Papua sendiri. Bukan orang Indonesia ataukah orang Eropa dan Amerika. Orang lain hanya bisa memprovokasi orang Papua agar saling membunuh. Adoooooh..... kurang ajar sekali Indonesia. Semua suku Papua ingin diadu domba, seolah-olah kami ini hanyalah binatang; bagaikan ayam kami disabung. Indonesia sengaja membuat orang gunung Papua dan orang pantai Papua saling membenci, supaya mereka mencuri kekayaan kami, supaya mereka berkuasa atas tanah kami kelak, supaya dunia tahu bahwa Papua sedang bergejolak maka Indonesia menenangkannya. Haaaahhhh, omong kosong kalian Indonesia. Tahu apa kalian tentang latar belakang kami. Kalian hanyalah imigrasi di tanah Papuaku tercinta. Adapun cerita-cerita busuk yang mulai berterbangan di langit Papua seperti ini: “orang pantai akan bergabung dengan orang pendatang/ Indonesia untuk menghadapi orang gunung Papua sebab orang gunung yang selalu membuat ketidaknyamanan di Papua” Saya, Chard Walli mau bilang detik ini: Indonesia licik bila dikaitkan dengan Alkitab. Kalian siapa dan kalian darimana? Orang gunung adalah saudaraku dan orang pantai adalah saudaraku juga dan kami ditempatkan Allah Israel di pulau raksasa ini sebagai orang Papua. Seperti 12 suku Israel, kami pun terbagi menjadi beberapa suku besar; itulah Papua. Kami memang bodoh dan kampungan tapi kami punya hikmat yang diberikan Allah Israel bahkan Yesus Kristus yang berdiam di pulau raksasa ini. Siapakah yang akan mengalahkan bangsa yang berpegang kepada bangsa pilihan Allah; Israel? Tidak ada, sekali lagi aku katakan “tak ada satu bangsa pun yang akan tahan menghadapi Israel”.

 Alkitab berkata:
    Flag of Israel
  •  Ulangan 11:25 Tidak ada yang akan dapat bertahan menghadapi kamu: TUHAN, Allahmu, akan membuat seluruh negeri yang kauinjak itu menjadi gemetar dan takut kepadamu, seperti yang dijanjikan TUHAN kepadamu.
  • Ulangan 12:8 Jangan kamu melakukan apa pun yang kita lakukan di sini sekarang, yakni masing-masing berbuat segala sesuatu yang dipandangnya benar.
  • Ulangan 12:9 Sebab hingga sekarang kamu belum sampai ke tempat perhentian dan ke milik pusaka yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ingat kata-kataku/ Chard ini: “orang Papua yang takut bicara kemerdekaan West Papua adalah orang Papua yang sudah terikat dengan ideologi dan doktrin Indonesia” Takut karena mereka bukanlah orang asli Papua. Dan takut karena masa depannya akan hilang, padahal orang Papua percaya Yesus. Indonesia membuat aturan-aturan membingungkan sampai-sampai teologi pun menjadi korban rampasan. Sungguh memilukan. Namun kebenaran sangatlah jauh berbeda dengan ideologi keduniawian serta teologi. Kebenaran tentang Kristus tak bisa dikalahkan. Dan tak akan pernah berakhir di bumi Papua.

Kebiasaan orang Papua adalah makan pinang, tapi ketika kami berada dekat orang Indonesia, kami dibilang kampungan, jelek, jijik, tidak tahu aturan, tidak tahu kebersihan. Apakah Indonesia lebih kotor, dengan kali Ciliwungnya yang tak bisa dikendalikan populasi sampahnya di ibukota negara? Indonesia memang licik. Lalu Indonesia membawa kebiasaan kotor itu ke Papua, yaitu salah satunya kali Anafri yang mengalir ditengah kota Jayapura, ibukota Papua saat ini. Suatu hari kalian semua akan kembali ke Indonesia sebab Indonesia merdeka tanpa pahlawan Papua. Dan sekarang ini, kami generasi Papua adalah pahlawan bagi bangsa kami sendiri; bangsa Papua Barat/ West Papua. Dan kami akan berperang tanpa senjata melainkan dengan nama YESUS KRISTUS Putra Tunggal ALLAH ISRAEL. Allah Israel akan memerdekakan kami. Karena kami bangsa Papua Barat yaitu orang gunung dan orang pantai. Kami sangatlah berbeda dengan orang Indonesia.

Papua stand for Israel. Lord is ARMY of Israel and West Papua. I love Israel. Lord Bless for Israel, forever. Amen

Hebeaibulu Yoka.in my bedroom.Kamis, 19 Juli 2012.CCW/ Kalembulu

Senin, 21 Juli 2014

Hatiku Tetap bagi ISRAEL Meski Dunia Menolak

Chard Colgate Walli in the land of Ebale/ Abar (my land of God Israel)
Position Chard

Aku (Chard Colgate Walli) tak butuh pengakuan dari berjuta manusia diluar sana, sebab aku butuh satu orang yang selalu menemaniku untuk aku akui sebagai pendengar setia pemberitaanku. Dan jika semua tak mendengarnya, kerajaan sorga tak akan pernah terganggu. Bahkan tiang sorga tak mungkin runtuh ketika aku dicaci karena pemberitaanku, melainkan sebaliknya; Tuhan akan melumpuhkan mereka yang mencoba meruntuhkan pemberitaanku tentang keselamatan Israel. Sebab bukan jumlah yang dicari Tuhan namun kepribadian satu-satu orang, meski mereka sesama sanak saudara. Bukan keluarga dari sisi biologis yang dicari Tuhan melainkan keluarga dari sisi pandangan Alkitab.

Tuhan selalu bekerja berdasarkan kepentingan Firman Tuhan. Aku tetap membangun kebenaran seperti nabi Nuh membangun bahtera. Aku tak memikirkan sindiran manusia karena aku tahu kepada Siapa, aku bekerja. Dan berapa lama aku menanam benih kebenaran, agar semua manusia pun mengakui Tuhan dalam pikiran dan darah mereka.

Ini sangat penting dari pada jabatan keduniawian. Sekarang angin semakin kencang, namun aku tahu bahwa aku bekerja bagi Pencipta angin. Dia di Sorga tahu ukuran angin bagi pribadiku dan Dia tahu ukuran kebencian manusia yang merencanakan celaka bagiku, sebab Tuhan sangat murka kepada orang-orang yang merasa aman dengan penderitaan Israel.

Israel sama saja dengan pagi pergi malam tiba dan malam pergi pagi tiba. Israel adalah Firman Tuhan. Yesus Kristus sendiri datang dari Tuhan untuk menggenapi nubuatan para nabi Israel bahwa: 6Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel. Matius 2:6.

Chard C. Walli di Dekai, Yahukimo. Jemaat BRASA, 25 November 2012
(foto lengkap di facebook CCW)
Alkitab memberi informasi dengan jelas dan pasti, namun dunia menolak pengakuan Tuhan melalui nabi-nabi-Nya. Selama dunia belum berlalu, Firman Tuhan tak akan berhenti dan pasti tergenapi dalam waktu Tuhan sendiri. Selama Alkitab belum punah, aku tetap bersuara tentang keselamatan Israel. Israel adalah bangsa yang di khususkan oleh Tuhan seperti yang tertulis dalam Kitab Ulangan 4 : 20sedangkan Tuhan telah mengambil kamu dan membawa kamu keluar dari dapur peleburan besi, dari Mesir, untuk menjadi umat milik-Nya sendiri, seperti yang terjadi sekarang ini. Firman Tuhan sudah tentu kebenarannya. Amin


(dikutip dari https:Catatan Chard di FB; edisi 3 Juli 2013 pukul 3:48)

Senin, 02 Juli 2012

Chard; Semua Hal Sia-sia di Bawah Matahari!


Ilustrasi oleh Chard Walli

Mengapa aku harus menerima semua ini? Aku tak meminta lebih dariMU. Engkau tahu perjanjianku denganMU! Dan aku akan tetap menuntutMU agar Engkau melupakan Arsitektur dari otak dan kehidupanku. Aku tak butuh semua itu, sebab aku tahu bahwa apa yang Engkau tunjukan padaku adalah sebuah kebenaran yang murni bahkan lebih penting. Ya Yesusku, sejujurnya aku tak meminta kebahagiaan atau pun hal baik apapun dariMU tetapi aku hanya meminta agar aku bekerja di ladangMU dan menjauhi laranganMU, sebab dunia ini menipu diriku dengan rayuan yang manis sehingga aku tak mau kalah dengan manusia-manusia lain. Itu sungguh salah bagiMU. Aku semakin menolak berkat dariMU namun Engkau semakin memberiku kepercayaan yang besar dalam ilmu pengetahuan ini, Engkau memberiku semua hal yang tak aku minta. Tapi dengan secepatnya aku menghabiskan semua berkatMU bersama mereka yang berkekurangan, sebab aku tahu bahwa semua berkat bukanlah dariku melainkan semuanya dariMU, namun mengapa aku terus diisi lagi? Aku datang dengan tangan kosong ke dunia ini dan aku akan kembali dengan tangan kosong pula. Yesus, perjuanganku bukanlah untuk meraih masa depan yang cerah sebab keterlambatanku untuk bekerja denganMU mampu membuatku menyesal di hari esok. Lebih baik aku tak punya apa-apa dari pada aku harus berkecukupan lalu hidup seenaknya dengaMU. Aku sungguh tak mau. Engkau tahu perjanjianku denganMU dan bila aku mengingkarinya maka, ambilah aku sebelum waktuku. Sebab siapakah aku sehingga berani melawan kehendakMU? Aku hanyalah debu tanah yang tercipta oleh tanganMU sendiri. Aku tak lebih dari itu. Aku selalu menerima semua hal dariMU namun aku bersedia untuk melepaskannya lagi, meski itu menyakitkan. Aku tahu di dalam Engkau “tak ada kerugian” semuanya adalah keuntungan.

Aku tak peduli dengan semua ucapan orang tentang masa depanku, aku anggap mereka sebagai alat iblis yang hendak menjauhiku dari jalanMU. Aku tahu dan yakin bahwa tak ada satu orang tua pun yang berani berkata kepada anaknya agar “jangan bersekolah melainkan ikutlah Yesus!” Sebab manusia di tipu oleh perkembangan palsu yang dimanipulasi oleh para koloni iblis dan setan-setan. Iblis setiap saat mempengaruhi manusia agar melupakan Yesus, iblis tak mau manusia bersama Yesus, iblis membenci Yesus, iblis tak mengakui Yesus, iblis selalu datang dan mengganggu orang yang mulai mendekat kepada Yesus. Hidup utuh dijalan Yesus pasti penuh penderitaan. Jangan berharap berkat berlebihan dari Yesus sebab kita terlahir bukan untuk hal itu saja. Yesus mampu membuat kita berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa diketahui orang lain, Yesus mampu menciptakan apa yang kita minta, Yesus mampu melakukan semua hal; sekali lagi “Yesus mampu melakukan semua hal” Aku tahu bahwa Yesus tak mau manusia masuk ke dalam neraka. Yesus sangat mengasihi semua manusia, entah yang jahat dan yang baik. Yesus tak pernah membedakan manusia, bagiNYA semua manusia adalah sama dan harus menyembah Yesus saja. Tak ada jalan keselamatan lain selain Yesus sendiri. Ini benar. Percayalah!

Setelah aku menulis hal benar seperti ini maka, iblis tak akan tinggal diam sebab iblis akan mencari kelemahanku lalu mempengaruhiku lagi ke dalam jalan dosa. Aku tahu bahwa setiap detikku selalu dipantau oleh iblis. Aku pun tahu, Yesusku selalu menyertaiku pula. Iblis selalu menjauhiku dari Yesus namun Yesus tahu perjanjianku maka, aku masih diperhatikanya. Ketika aku memegang Alkitab untuk membacanya, aku tiba-tiba merasa lelah dan ingin tidur meski aku baru saja bersemangat. Ketika aku hendak berdoa, iblis mulai membuat tubuhku gatal-gatal sehingga aku tak fokus, kadang pula aku tiba-tiba lapar, dan bahkan kalau aku tak mempedulikan pengaruh iblis, tentu saja iblis dan setan-setannya akan melempar sesuatu ke atas atap kamarku sehingga aku terkejut, aku pun sering dipengaruhi iblis agar aku berpikir serta mengkhawatirkan tentang masa depanku. Iblis selalu menanamkan keraguan di dalam hatiku. Namun apabila aku duduk-duduk sambil menulis dan belajar maka, aku pasti bertahan dari malam sampai pagi. Dan aku memang manusia lemah. Dan Yesusku lebih kuat dari diriku.

Yesus, aku tak akan pernah melupakan semua yang telah Engkau tunjukan padaku. Aku tahu bahwa manusia tak akan percaya dengan hal itu. Bahkan iblis telah bersiap-siap untuk menipu semua orang oleh pemberitaanku. Namun tak ada iblis yang memiliki hak untuk mencabut nyawaku selain Engkau, Ya Yesusku. Biarlah Engkau sendiri yang akan menunjukan hal yang sama seperti kepadaku terhadap mereka sesuai dengan ketekunan mereka terhadapMU. Engkaulah penilai sejati yang aku kenal. Engkau baik bagi semua orang maka, berikanlah hal baik pada mereka. Aku tak akan memberikan mutiara kepada babi, sebab dia akan kembali menghancurkanku. Aku akan tetap memberikan yang terbaik bagi semua orang meski aku berkekurangan dan aku siap mengembalikan semuanya padaMU meski Engkau menjanjikannya untuk aku miliki, termasuk arsitektur dan wanitaku. Aku tahu bahwa Engkau dapat menciptakan wanita dari batu-batu dan pasir, bahkan Engkau mampu menciptakan wanita yang sama dari ilalang dan dedaunan untuk aku miliki. Namun semuanya sia-sia; kataMU. Apakah yang tak mungkin bagiMU? Semua kemustahilan pasti terjadi oleh kuasaMU, Ya Yesusku.
Terpujilah namaMU selamanya dan biarlah semua orang yang mengenal diriMU selalu tetap memperhatikan wajahMU, sebab Engkau lebih penting dari semua hal di dunia ini. Ya Yesusku, selamatkanlah semua orang sebab dunia ini penuh kesia-siaan. Amin

Yoka.in my familyroom.Selasa,3 Juli 2012.CCW/ Kalembulu

Minggu, 01 Juli 2012

Chard Lupa Mengayuh Sepeda

Hari ini sangat panas dan melelahkan bagiku, namun di hari Jumat pada tanggal 29 Juni 2012 ini aku menemukan sosoknya lagi. Dia, wanita yang selalu menjadi fokus karya metaforaku. Dia, yang sempat aku cari-cari sebelumnya di dalam gudang cintaku. Dia, yang mungkin aku khayalkan. Dia wanita baik bagiku, dan semua orang tentu berkata hal yang sama. Namun aku hanyalah seorang penggemar yang belum mahir dan belum tahu, bagaimana caranya membuat hati idola tetap terhibur? Aku masih bodoh dalam hal itu, sebab pengalaman belum sempat mengajariku. Aku bertahan dengan kekolotanku dan berharap sesuatu yang tak pasti. Aku tak menemukan keindahan dari sebuah asmara sebab keindahan wanita ini mampu melupakan asmaraku. Kesederhanaannya membuatku berpikir berkali-kali untuk mendekatinya, sebab aku tak boleh serakah dalam tindakan. Aku harus menahan diri demi sesuatu yang tak jelas arahnya.

Ketika aku pulang dari atap akademisku, aku bertemu dia/ wanita di sebuah persimpangan jalan. Mengapa aku harus bertemu dia lagi, padahal aku selalu berjuang agar aku terhindar dari dirinya. Aku hanya mau bertemu dirinya diantara syairku, aku hanya ingin bercerita bersama dirinya di dalam mimpi indahku, aku selalu menunggu dirinya di dalam semua sketsa lelapku, ya memang aku sejujurnya hanya ingin seperti demikian. Aku tak berpikir lebih dari dirinya, sebab itu salah bagi lelaki seperti aku ini. Aku harus berkaca pada cermin setiap detik agar aku mengerti kekuranganku. Aku jangan sembrono sebelum memulainya sebab akhir dari sebuah cerita lebih memprihatinkan dibanding awal cerita yang penuh dengan tanda tanya. Aku lebih memilih untuk menghilang dari wajahnya untuk selamanya namun mengapa harapanku ini selalu gagal? Apakah aku telah salah untuk melintasi jalan itu, sehingga bertemu dirinya, apakah aku harus mencari jalan lain, apakah aku harus pulang tengah malam agar tersembunyi dari dirinya, apakah aku harus menutup mata sembari berjalan, apakah aku harus mengagetkan dirinya disaat yang tak diinginkannya? Aku semakin serba salah. Ataukah aku sendiri yang menanam benih cinta ini lalu aku sendiri yang menikmati kehampaannya? Mungkin aku harus menyusun satu demi satu dari semua teki-teki yang berhamburan di lantai gudang cintaku, sehingga terciptalah bentuk yang mungkin menyenangkan perasaanku. Atau mungkin pula, aku harus berdiam diri dan tak lagi mengurai metaforaku. Sulit sekali rasanya, untuk menghentikan jemariku ini sebab naluriku sudah terlanjur merekam dirinya dan rekaman itu susah terhapuskan dari memoriku. Semuanya semakin sulit padahal aku ingin berhasil untuk hal asmaraku sebab asmaraku sangat tabu. Aku tak mau asmaraku bertebaran di tanah yang gersang namun aku tak menolak bila asmaraku ditelantarkan bak anak ayam yang sengaja dipisahkan dari induknya untuk selamanya. Meski aku orang sederhana namun aku tak mau memiliki sesuatu yang gampang sifatnya. Aku hanya ingin menulis dan menulis meski itu membuang waktu namun kosa kata semakin berdesakkan dalam kotak persediaanku.

Saat aku mengayuh sepedaku dengan santai setelah bertempur dengan aktifitas di atap akademisku, aku bertemu wanita itu namun aku terlebih dahulu mendapatkan seekor anak kucing yang malang. Kucing kecil ini berdiri sendirian karena tak ada pemiliknya, anak kucing ini berjuang menapaki hidup sendirian sebab di dekatnya tak ada ibunya. Dia sendiri, sungguh hal ini menyentuh hatiku sebab kucing kecil ini menangis namun entah siapa yang akan mengobati kesedihannya? Aku kemudian berhenti mengayuh sepedaku dan melihat dari dekat. Ternyata hatiku mengeluarkan perasaan memiliki yang berkecamuk sehingga aku dengan secepatnya mencari akal agar dapat memboyong si anak kucing tersebut ke rumahku. Lalu aku mendapatkan kantong plastik, setelah itu aku membungkusnya dan menaruhnya di dalam tas yang aku pikul. Meski di dalam tasku ada lembaran-lembaran kertas yang sangat penting namun aku tahu bahwa anak kucing malang itu pun sama pentingnya. Maka, anak kucing malang itu harus berada bersama-sama dengan bahan pengetahuan akademisku di dalam tasku. Beberapa menit kemudian setelah menghindar dari posisi penemuan anak kucing itu, dengan santai lagi aku mengayuh sepedaku. Tiba-tiba aku kaget dan hampir jatuh oleh kehadiran wanita sederhana yang selalu menghiasi semua sudut syairku. Wanita ini membuatku gugup di atas sepedaku sendiri, kehadirannya yang singkat dengan menggunakan ojek mengakibatkan aku lupa bagaimana caranya mengayuh sepedaku, sehingga aku hampir jatuh. Sepedaku berjalan dengan kecepatan yang semakin melemah sebab aku bingung dengan situasi sehingga kakiku tak bergairah lagi untuk mengayuhnya. Dia tersenyum padaku dan aku berprasangka aneh, seolah-olah situasi ini bagaikan di dalam bunga tidurku, yang biasanya. Namun ternyata ini nyata. Dan memang sedang terjadi dipersimpangan jalan.

Matanya yang sempat melirik dengan penuh harapan untuk meyakinkan apakah betul sang pengayuh sepeda adalah diriku? Mata itu pun beralih dan menatap ke arah bukit tandus setelah dia tahu bahwa itu diriku yang menjengkelkan dan meresahkannya. Dia mengalihkan pandangannya dari diriku dan mengarahkanya ke bukit namun perasaannya tak mau beralih dari “lelaki bodoh yang sedang mengayuh sepedanya”. Tentu saja hatinya mengumpulkan semua pecahan-pecahan tentang diriku lalu menyatukannya dengan gesitnya. Aku tahu bahwa dia sedang bertanya dan berkata-kata dalam hatinya dengan caranya. Aku tak mau tahu soal pemikirannya terhadapku sebab aku hanyalah pengganggu yang selalu acuh dengan larangannya. Semuanya tidak boleh dibenarkan namun hal ini bukanlah kebetulan. Cinta kadang menganggu pikiranku, asmara kadang melupakan jati diriku tapi cinta dan kasih sayang harus aku temukan meski membutuhkan waktu yang panjang. Biarlah waktuku habis oleh penantian ini, agar cintaku tak menjadi cerita palsu yang terlupakan. Asmaraku bukanlah soal perjuangan atau pun soal pengorbanan. Yang terpenting adalah proses untuk meraih sasaran, karena kelak pengalaman akan melebihi keaslianku yang seadanya saat ini. 
Yoka.in my familyroom.Minggu,1 Juli 2012.CCW/ Kalembulu (lelaki terbodoh yang penuh kekurangan)

Selasa, 05 Juni 2012

“Teka-teki Negeri Keindahanku”

 (potret idolaku)

Inilah ceritaku ketika bersama si wanita yang tak sengaja aku hadapi dalam mimpiku:


Bermula di saat aku mulai membuka laptopku dan menjelajah setiap informasi dan semua hal penting yang ada di dalamnya; tentulah aku sesekali membuka berkas atau map pada laptopku yang aku simpan diantara semua materi Arsitekturku yaitu berkas tentang semua artikel, foto, sketsa/ lukisan yang aku buatkan kepada seorang wanita yang menjadi idolaku. Dengan jemariku yang agak gemetaran dan ketakutan aku mulai melihat wajahnya meski di balik layar kaca laptopku. Aku puas meski hanya memandang wajahnya karena dia adalah idolaku.
Dengan sesekali aku tersenyum bak orang gila ketika melihat senyumannya, seolah-olah dia menggodaku. Aku pun kadang tak sanggup menguraikan cerita tentang betapa dia sangat manis bagi lidah asmaraku. Namun dengan keterbatasanku sebagai laki-laki penakut dalam dunia asmara; aku hanya mampu memujanya melalui kemampuanku yang ada, entah dengan membuat sketsa-sketsa wajahnya, mengukir namanya dalam simbol Arsitekturku atau pun bahkan aku kadang membuatkan artikel tentang kenikmatanku dalam mengkhayal dirinya yang memegang jemariku, namun aku tak pernah menerbitkannya dalam semua media. 

Selalu saja aku melihat wajahnya dalam berkasku namun kapan aku bisa disentuhnya? Ah, aku pun berpikir sendirian dalam kebingungan. Biarlah Tuhan yang menyelesaikan gundahku yang baru sebatas khayalan ini. Dia hanyalah idolaku yang tetap akan menjadi idolaku meski sampai rambutku memutih. Dan tentu saja aku tetap akan menikmati wajahnya dari balik kaca laptopku sampai waktuku habis nanti. Aku pun akan membiarkan naluri kedewasaanku semakin bertumbuh meski aku belum mau menjadi seorang dewasa dalam asmara. Aku hanya mau menulis dan mengurai tentang Arsitektur dan wanita. Lebih dari itu aku tak menyinggung soal keTuhananku.

Dia memang seorang wanita yang sangat aku idolakan dalam karyaku, meski banyak penilaian orang tentang usahaku ini aku tak mempedulikannya, sebab “orang tak mampu adalah orang yang selalu mencari dan mencuri urusan orang lain, ..............................................bersambung